Selasa, 11 Mei 2010
oleh: Elly / Garden
Adalah Lola Nursalim Madjid yang punya ide. Ia menggagas taman apik di lahan belakang rumah yang bentuknya nyaris seperti huruf L. Hasilnya, kolam renang berliku dengan paduan tanaman hijau di pinggir kolam.
“Saya ingin ada family pool di rumah. Jadi saya buat kolam di taman.” kata Lola yang merancang sendiri taman di belakang rumahnya. Kolam renang minimalis, begitu Lola menamai kolam air di taman belakang rumahnya. Menurutnya, kolam itu lebih banyak untuk berendam dan dinikmati keindahannya.
Kolam seluas 27,5 m2 menjadi komponen utama di taman. Ia meninggikan lahan 60 cm untuk bak plenters kolam. Bentuk kolam dibuat dengan beberapa sudut berliku, terkesan segi tak beraturan. Tujuannya, untuk menambah unsur estetis di lahan itu. Bak plenters ini untuk memisahkan kolam dengan tanah yang jadi tempat menanam tanaman.
Tanaman pun disusun dengan alur L, mengikuti pinggiran dinding. Tanaman jenis palem (palmae ), kamboja (plumeria ), dan pandan bali (pandanus ) dipilih untuk mengisi tajuk teratas. Alasannya, tanaman itu tidak banyak nyampah, sehingga perawatan tidak terlalu merepotkan. Kolam pun cenderung bersih dari sampah dedaunan. Tajuk tengah diisi oleh tanaman seperti iris, heliconia , zamia culcas . Sementara di strata bawah terdapat spatiphyllum , calathea , dan aglaonema jenis dona carmen. Paduan apik yang menghias pinggir kolam.
Foto: Garden/Elly