Kamis, 26 Agustus 2010

Membuat Innercourt

oleh: M. Indra Sukma

Membuat Innercourt

Innercourt tak bisa berdiri sendiri. Ia perlu ruang yang menyertai keberadaannya. Dengan begitu, fungsinya akan optimal.

Inner court

Berikut adalah langkah-langkah membikin innercourt:

1. Menentukan lokasi. Innercourt dibuat pada lokasi atau ruang yang membutuhkan penghawaan. Misalnya, pada bagian belakang atau tengah kaveling yang menjadi “titik pertemuan” beberapa, ruang yang membutuhkan penghawaan tadi.

2. Mendesain ruang. Innercourt identik dengan ruang terbuka tanpa atap. Namun dalam beberapa kasus, innercourt memiliki atap. Jika mempunyai atap, sebaiknya pilih material yang transparan. Pada bagian sisi dapat dibuatkan lubang sirkulasi udara. Ukuran lubang disesuaikan dengan kebu­tuhan.

3. Mendekorasi tampilan. Ruang ini sebaiknya menggunakan elemen luar ruang, hardscape dan softscape seperti halnya taman depan atau belakang. Pilihan hardscape dapat berupa kolam plus air mancur atau air terjun. Dasar kolam dapat diisi dengan koral. Sebagai alternatif, kita dapat menempatkan patung, gentong, olahan dinding dan lantai, serta tata cahaya. Untuk softscape-nya: aneka tanaman yang bisa tumbuh pada tanah atau dalam pot. Misalnya, pohon palem, kamboja jepang, atau tanaman air.

Foto: iDEA/Tri Rizeki Darusman

  • Rating :
  • 2.5/5 (99 votes)
  • Beri Komentar
  • Emoticons
      • Very Happy
      • Smile
      • Sad
      • Surprised
      • Shocked
      • Confused
      • Cool
      • Laughing
      • Mad
      • Razz
      • Embarassed
      • Crying or Very sad
      • Evil or Very Mad
      • Twisted Evil
      • Rolling Eyes
      • Wink
      • Exclamation
      • Question
      • Idea
      • Arrow
Jumlah komentar (0)