Senin, 3 Agustus 2009
oleh: Rasantika M. Seta
Sejumlah pengembang perumahan baru menerapkan beberapa aturan khusus soal fasad. Pemilik rumah, yang nota bene menjadi pemilik sejak akad jual beli terjadi, tak boleh seenaknya mengubah tampilan fasad rumahnya. Aturan ini bukan berarti kiamat.
Mengubah tampilan fasad (bagian depan rumah) dapat tetap dilakukan tanpa debat berkepanjangan dengan pengembang perubahan. Aturan yang membatasi upaya pemilik rumah mempercantik bagian depan rumah, lebih ditekankan agar terjadi keserasian bangunan dengan lingkungannya. Aturan ini, rata-rata diterapkan oleh developer pada perumahan yang masih dalam tahap pengembangan.
Olah fasad tambahan
Sebagai pemilik rumah, kita dapat saja ngotot untuk mengubah tampilan bagian depan rumah agar sesuai keinginan. Tapi apa iya, rumah yang baru saja kita tempat itu harus diubah wajahnya. Toh kemungkinan, tampilan bagian depan itu masih bagus, dan masih layak dipandang. Nah, daripada repot-repot berdebat dengan developer, mengapa tidak memikirkan alternatif lain mempercantik fasad.
Misalnya rumah pada foto. Fasad utama (bagian teras depan) rumah ini tidak diubah oleh pemiliknya karena tidak diperbolehkan oleh developer. Wajah baru bisa diperoleh karena si pemilik rumah membuat ruang tambahan pada bagian samping kanan. Sebuah bidang masif di sisi belakang setinggi dua lantai dihadirkan. Dinding dicat warna abu-abu tua. Lalu sebagai aksen dipasang batu alam pada sudut pertemuan. Pada sudut lantai dua juga dibuat teras kecil dengan railing dari material kaca. Agar tak monoton, dinding luar ruang dapur dicat putih. Sebagian dinding ruang servis di lantai dua dicat warna hijau kiwi, sehingga tampak adanya permainan bidang yang berpadu dengan permainan warna.
Lain lagi di teras samping. Teras samping tampil lebih ringan. Tiga buah kolom siku hadir sebagai pembungkus teras samping. Yang menarik, pemilik rumah merancang kolom tersebut untuk persiapan jika kelak ia akan menambah ruang lagi di bagian atas. Fondasinya pun telah direncakanan untuk dua tingkat. Tampilan keseluruhannya seperti terlihat pada foto.
Bagus kan? Tanpa perlu mengubah fasad utama, rumah pun bisa tampil beda dengan tetangga. Tak perlu debat dengan developer pula.
Sumber: Renovasi