Selasa, 5 April 2011

Mendesain Ruang Kerja yang Nyaman

oleh: Indra Zaka Permana

Bekerja berarti berproduksi dalam kurun waktu yang ditentukan oleh kita, atau pihak lain. Produk adalah hasil yang didapatkan setelah kita bekerja. Nah, untuk menghasilkan produk sesuai keinginan, apa yang dibutuhkan?

Tools  (alat) dan gerakan badan (ergonomi) saat bekerja adalah hal yang utama. Dua hal itu harus diwadahi dengan tepat. Tepat berarti ruang tersebut memberikan keleluasaan dan kemudahan untuk mewadahi dan menggunakan alat. Ruang juga tetap nyaman digunakan untuk bekerja dalam jangka waktu yang lama.

Setelah ruang bisa mewadahi aktivitas kerja dan alat kerja, ruang pun  harus bisa mempengaruhi kelima indera kita. Apa hubungannya kelima indera dengan aktivitas kerja? Saat bekerja, kelima indera harus bersinergi, agar individu bisa fokus menyelesaikan produknya.

Bekerja juga berarti mengolah data yang didapat oleh indera, lalu diramu dalam logika (pikiran) dan perasaan (hati). Untuk itulah, suasana ruang harus sesuai dengan produk yang akan dihasilkan. Produk yang  "serius" seperti mesin dan instalasi yang kompleks butuh ruang bersuasana serius. Produk yang memainkan stimulasi rasa&indera (produk kreatif) selayaknya diproduksi di suasana ruang yang "kreatif" pula.

Pengaturan pencahayaan, penting untuk men-drive  indera penglihatan agar menyampaikan info-info visual yang mempengaruhi suasana.  Dalam pencahayaan, intensitas lampu harus sesuai dengan kebutuhan. Keputusan Menteri Kesehatan RI No 1045/Menkes/SK/XII/2002 & Peraturan Menteri Perburuhan No 07 Tahun 1964  telah memberi acuan, diantaranya :

-   Lampu penerangan yang digunakan di tempat kerja sebaiknya berwarna putih dan tidak menimbulkan perubahan pada warna obyek kerja

-   Lampu penerangan yang digunakan di tempat kerja tidak menimbulkan panas yang berlebihan.

-   Bila sumber penerangan yang digunakan menyebabkan kenaikan suhu, maka suhu tersebut tidak boleh naik melebihi 32   C.

-   Sumber penerangan yang menimbulkan asap / gas sisa tidak boleh digunakan dalam tempat kerja.

-   Lampu penerangan yang digunakan intensitasnya harus relatif tetap, menyebar rata dan tidak boleh berkedip-kedip.

-   Untuk ruang kerja yang menggunakan peralatan berputar dianjurkan untuk tidak menggunakan lampu neon.

-   Pekerjaan kasar yang tidak terus menerus, seperti ruang peralatan&penyimpanan, intensitas minimal yang dianjurkan  100lux.

-   Untuk pekerjaan kasar yang terus menerus sepertipekerjaan mesin, perakitan, intensitas minimal 100lux.

-   Untuk pekerjaan rutin, seperti ruang administrasi, ruang kontrol, perakitan, intensitas minimal 300lux.

-   Untuk pekerjaan agak halus, seperti menggambar, pemeriksaan pekerjaan dengan  mesin produksi, intensitas minimal adl 500lux.

-   Untuk pekerjaan halus, seperti pemilihan warna, perakitan, mengukir, intensitas minimal adalah 1000lux.

-   Untuk pekerjaan yang sangat  halus, seperti mengukir dengan tangan, perakitan barang berukuran mikro, intensitas minimal 1500lux tanpa bayangan.

-   Untuk pekerjaan terinci, seperti pemeriksaan barang sangat halus, intensitas minimal 3000lux tanpa bayangan.

Nah,  syarat-syarat di atas menjadi pedoman yang memudahkan kita dalam merancang ruang kerja. Intensitas cahaya yang sesuai, dan rata. Bagaimana menghasilkan warna yang rata? Salah satunya adalah dengan pemilihan warna cat yang cerah, dan pemakaian kap lampu yang bersifat prismatik, menyebarkan cahaya.

Itu tadi masalah standar yang dibutuhkan untuk visual. Lalu, apa saja yang dibutuhkan indera lainnya? Pemanfaatan wewangian pada ruang kerja diusahakan tidak menimbulkan bau kimiawi yang mencolok. Informasi tentang keselamatan kerja, porto folio dan kata inspiratif bisa meningkatkan perasaan aman dan kinerja. Sedangkan untuk pendengaran, hindari kebisingan di atas 85desibel. Kebisingan dalam jangka waktu yang lama bisa merusak kenyamanan, dan merusak pendengaran.

Untuk  kenyamanan indera perasa, Anda sebaiknya menghindari aliran udara dari blower  pendingin langsung kena ke kulit. Selain menyebabkan kulit yang kering, juga mengganggu konsentrasi kerja. Semoga dengan tips ini, ruang kerja Anda semakin nyaman, dan Anda bisa semakin produktif.

Foto: iDEA/Richard Salampessy

Dilihat : 1001 orang
  • Rating :
  • 3/5 (254 votes)
  • Beri Komentar
  • Emoticons
      • Very Happy
      • Smile
      • Sad
      • Surprised
      • Shocked
      • Confused
      • Cool
      • Laughing
      • Mad
      • Razz
      • Embarassed
      • Crying or Very sad
      • Evil or Very Mad
      • Twisted Evil
      • Rolling Eyes
      • Wink
      • Exclamation
      • Question
      • Idea
      • Arrow